Manajer Arsenal, Mikel Arteta, dilaporkan sangat berharap ambisinya dapat terwujud pada kesempatan ketiga seiring dengan langkah agresif klub dalam memburu gelandang Newcastle United, Bruno Guimaraes. Pemain internasional Brazil yang saat ini tengah membela negaranya di ajang FIFA World Cup di Amerika Utara tersebut kini menjadi target utama sang juara Premier League demi memperkuat lini tengah mereka menjelang musim baru.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari Chronicle Live, tawaran awal melalui perantara senilai sekitar 45 juta poundsterling untuk Guimaraes telah ditolak mentah-mentah oleh pihak Newcastle United. Pihak klub pemilik menegaskan bahwa kapten mereka tersebut berstatus "tidak dijual" pada bursa transfer kali ini.
Beberapa laporan di Brazil sempat mengklaim adanya klausul rilis senilai 60 juta poundsterling dalam kontrak Guimaraes yang bisa aktif musim panas ini menyusul kegagalan Newcastle United lolos ke Champions League. Namun, dari pantauan redaksi, sumber internal di Tyneside membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa klausul semacam itu sama sekali tidak ada.
Selain Guimaraes, Arsenal juga sempat dikaitkan dengan rekan setimnya, Sandro Tonali. Meski demikian, sang kapten Newcastle United dinilai sebagai opsi yang jauh lebih realistis bagi tim asuhan Mikel Arteta, terutama setelah Newcastle United menolak tawaran sebesar 80 juta poundsterling dari Tottenham Hotspur untuk gelandang asal Italia tersebut.
Menurut pengamatan tim redaksi, Arsenal juga memiliki beberapa opsi alternatif lain seperti Matheus Fernandes dari West Ham, Ayyoub Bouaddi dari Lille, serta bintang Bournemouth, Alex Scott. Nama terakhir dikabarkan juga menarik minat dari klub raksasa Inggris lainnya seperti Chelsea dan Manchester United.
Jika proses transfer ini berhasil, kedatangan gelandang baru di Emirates Stadium kemungkinan besar akan memicu kepergian pemain asal Denmark, Christian Norgaard. Selain itu, kehadiran amunisi baru ini juga diprediksi akan mengancam posisi Martin Zubimendi sebagai pilihan utama di starting line-up Arsenal.
Mikel Arteta diketahui sudah sejak lama mengagumi kualitas Bruno Guimaraes dan berharap pengejaran kali ini akan membuahkan hasil manis. Pemain berusia 28 tahun itu telah masuk dalam radar transfer Arsenal sejak Arteta pertama kali mengambil alih kursi kepelatihan di Emirates Stadium pada akhir tahun 2019, dan klub telah melakukan setidaknya dua upaya gagal sebelumnya.
Pada tahun 2020, Arsenal gencar dikabarkan memantau Guimaraes saat sang pemain masih membela klub Athletico Paranaense di Brazil. Manajemen Arsenal sempat menghubungi perwakilannya namun memilih menunda tawaran formal hingga musim panas, sebuah keputusan yang dimanfaatkan oleh klub Ligue 1, Lyon, untuk memboyongnya dengan nilai 20 juta euro pada Januari.
Sejarah serupa kembali terulang dua tahun kemudian sebelum akhirnya Guimaraes resmi hengkang ke Newcastle United dengan nilai transfer 40 juta poundsterling. Agen sang pemain, Alexis Malavolta, kemudian mengungkapkan bahwa Arsenal memang menunjukkan ketertarikan yang nyata, namun Newcastle United bergerak lebih cepat di tahun pelaksanaan Piala Dunia.
"Newcastle datang dan mereka sangat serius. Bruno tidak bisa menunggu enam bulan lagi untuk menentukan masa depannya di tahun Piala Dunia," ujar Alexis Malavolta dalam sebuah kesempatan.