Setelah penantian panjang selama 22 tahun untuk menjuarai Premier League, Arsenal kini mulai merasakan dampak positif yang masif bagi masa depan klub. Berdasarkan laporan terbaru, kesuksesan skuad asuhan Mikel Arteta ini tidak hanya memberikan keuntungan finansial, melainkan juga mendongkrak posisi mereka dalam peta persaingan sepak bola Eropa.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Pada musim ini, Arsenal berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa dengan menembus babak final UEFA Champions League untuk pertama kalinya sejak tahun 2006. Dari pantauan redaksi, keberhasilan di kancah domestik dan Eropa tersebut sukses mendatangkan pendapatan lebih dari 300 juta poundsterling yang bersumber dari hadiah turnamen serta hak siar televisi.
Menurut regulasi UEFA, peningkatan performa Arsenal dalam dua musim terakhir yang berhasil mencapai babak semifinal dan final membuat nilai koefisien klub melonjak tajam. Dampaknya, klub berjuluk Gunners tersebut dipastikan akan menempati Pot 1 dalam undian UEFA Champions League musim depan, mengakhiri penantian panjang mereka sejak tahun 2014.
Kendati berada di pot teratas, format baru kompetisi yang mulai diterapkan sejak musim 2024/2025 membuat keuntungan berada di Pot 1 menjadi tidak terlalu signifikan. Berdasarkan format fase liga yang melibatkan 36 tim, setiap klub tetap akan diundi untuk menghadapi dua tim dari masing-masing pot, termasuk dua lawan tangguh dari sesama penghuni Pot 1.
Dari hasil pengamatan tim redaksi terhadap proyeksi simulasi undian, Arsenal kemungkinan besar harus bersiap menghadapi dua raksasa Eropa dari Pot 1 seperti Paris Saint-Germain, Bayern Munich, Real Madrid, Inter Milan, Barcelona, atau Atletico Madrid. Sementara itu, Pot 2 juga dihuni oleh tim-tim kuat seperti Borussia Dortmund dan Roma yang siap menjadi batu sandungan.
Beberapa slot kosong di Pot 3 dan Pot 4 saat ini masih menunggu hasil dari babak kualifikasi yang akan berlangsung sepanjang musim panas ini. Dengan jadwal yang semakin padat dan menantang, Mikel Arteta kini mengusung misi besar untuk mempertahankan gelar domestik sekaligus melangkah lebih jauh demi merebut trofi kuping lebar musim depan.