Chelsea secara mengejutkan telah mengajukan tawaran resmi senilai 8 juta poundsterling untuk mendatangkan Granit Xhaka dari Sunderland. Berdasarkan laporan dari jurnalis Jake Stokes, langkah klub asal London Barat ini memicu reaksi keras dari manajemen Sunderland yang merasa penawaran tersebut sangat jauh dari nilai pasar sang pemain.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dari pantauan redaksi, Sunderland menegaskan bahwa gelandang internasional Swiss tersebut berstatus tidak dijual. Kontrak mantan kapten Arsenal itu di Stadium of Light sendiri tercatat masih tersisa hingga Juni 2028, membuat posisi tawar klub berjuluk Black Cats tersebut sangat kuat di meja perundingan.
Menurut informasi dari pihak internal, Granit Xhaka yang kini berusia 33 tahun dikabarkan sangat terbuka untuk bereuni dengan manajer baru Chelsea, Xabi Alonso. Keduanya pernah menikmati periode emas yang sangat sukses saat bekerja sama di klub Jerman, Bayer Leverkusen.
Di bawah asuhan Xabi Alonso kala itu, Granit Xhaka menjadi sosok jenderal lapangan tengah yang tak tergantikan. Dari pengamatan tim redaksi, kombinasi keduanya berhasil membawa Bayer Leverkusen menjuarai Bundesliga tanpa tersentuh kekalahan, serta mengawinkan gelar DFB Pokal dan Franz Beckenbauer Supercup.
Meskipun Chelsea sangat ingin memberikan dukungan penuh bagi rencana jangka panjang sang manajer, manajemen BlueCo tampaknya enggan membayar harga yang terlalu berlebihan. Jika tawaran awal sebesar £8 juta atau sekitar €9,3 juta tersebut diterima, sang gelandang akan masuk dalam jajaran pemain usia 33 tahun ke atas termahal di dunia.
Berdasarkan ambisi yang sempat disampaikan, Xabi Alonso menegaskan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan The Blues di kompetisi tertinggi. "Chelsea adalah salah satu klub terbesar di sepak bola dunia, dan menjadi suatu kebanggaan besar bagi saya untuk memimpin klub ini," ujar mantan pelatih Real Madrid tersebut saat memberikan pernyataan resminya.
Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah manajemen Chelsea akan melayangkan proposal penawaran kedua yang lebih tinggi. Pertimbangan finansial yang matang dipastikan menjadi fokus utama agar mereka tidak terjebak dalam dilema pengeluaran dana besar untuk pemain yang sudah memasuki fase akhir karier profesionalnya.