Zona EPL Zona EPL
/home / chelsea / Granit Xhaka Diincar Chelsea, Publik...
CHELSEA

Granit Xhaka Diincar Chelsea, Publik Swiss Geram di Tengah Piala Dunia

Gelandang timnas Swiss Granit Xhaka saat berlaga di turnamen internasional

Gelandang timnas Swiss Granit Xhaka saat berlaga di turnamen internasional

Mantan asisten pelatih tim nasional Swiss, Giorgio Contini, melayangkan kritik tajam terkait spekulasi transfer yang tengah menyelimuti kapten tim, Granit Xhaka. Menurut pengamatan tim redaksi, riuh rendah mengenai masa depan sang gelandang dinilai mengganggu fokus timnas Swiss yang saat ini tengah bersiap menghadapi laga krusial babak 32 besar Piala Dunia melawan Algeria.

Kritik tersebut mencuat setelah klub pemilik Xhaka, Sunderland, dilaporkan menolak tawaran sebesar 8 juta poundsterling yang diajukan oleh manajer Chelsea, Xabi Alonso. Pihak Sunderland secara tegas menyatakan bahwa gelandang berpengaruh berusia 33 tahun tersebut berstatus tidak dijual, terlebih manajemen klub berjuluk Black Cats tersebut merasa tersinggung dengan nominal tawaran yang dianggap terlalu rendah.

Berdasarkan pantauan redaksi, Chelsea sendiri tampaknya masih enggan untuk menaikkan nilai tawaran mereka mengingat faktor usia sang pemain yang sudah tidak muda lagi. Kendati rumor yang beredar menyebutkan bahwa tim London Barat itu akan kembali melempar penawaran baru, pihak Sunderland telah menegaskan bahwa setiap upaya pendekatan lanjutan bakal langsung ditolak mentah-mentah.

Giorgio Contini yang berbicara dalam siniar FORZA! milik media Swiss, Blick, menyatakan ketidaknyamanannya atas rumor transfer yang salah momentum ini. "What bothers me is that these things are happening during the World Cup. Granit is very focused and can block that out, but we should be talking about the upcoming opponent, Algeria, not Chelsea. I'm not interested in what Granit does after the World Cup right now," tutur Contini meluapkan kekesalannya.

Meskipun merasa terganggu dengan situasi tersebut, Contini tidak menampik bahwa Granit Xhaka memiliki daya tarik yang besar bagi klub raksasa seperti Chelsea. Mantan asisten pelatih itu menambahkan bahwa Chelsea bukanlah klub sembarangan, dan jika dirinya berada di posisi Xabi Alonso serta memiliki kesempatan untuk merekrut pemain sekaliber Xhaka, ia pun akan mengambil langkah serupa.

Sebelum spekulasi transfer ini memanas, internal timnas Swiss sendiri sempat diterpa isu miring pasca hasil imbang 1-1 melawan Qatar di laga pembuka fase grup. Berdasarkan laporan dari Blick, atmosfer ruang ganti tim berjuluk Rossocrociati itu sempat memanas akibat kritik keras yang dilontarkan oleh sang kapten terhadap performa rekan-rekan setimnya.

Namun, Granit Xhaka sendiri langsung membantah rumor kepindahannya dan menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini hanyalah untuk bertarung di ajang Piala Dunia. Kepada media, mantan penggawa Arsenal itu menyatakan bahwa keluarganya saat ini sudah sangat bahagia tinggal di Sunderland dan dirinya tidak memikirkan opsi transfer sama sekali.

"For me, the most important thing is that my family is happy. And we are in Sunderland. I'm not even thinking about a transfer. I'm really happy to finally have a summer without any speculation about my future. That's rarely been the case in recent years. This allows me to fully focus on the World Cup," pungkas Xhaka demi meredam gejolak yang ada.

// TOPICS
#chelsea #granit_xhaka #sunderland #transfer_pemain #piala_dunia #giorgio_contini
Tim Berita & Analisis Sepak Bola

Kalandra adalah kumpulan jurnalis sepak bola, analis, dan kreator konten yang bersemangat yang berdedikasi untuk memberikan liputan paling komprehensif tentang sepak bola Inggris. Dari berita transfer terbaru hingga pembongkaran taktik mendalam, kami menyajikan cerita yang paling berarti bagi para penggemar olahraga terindah.